Skip to Content
Heavy Equipment

Panduan Lengkap Sewa Kapal LCT ke Kalimantan & Sulawesi

Team Ops JLB
2026-03-10

Ketahui cara menghitung biaya, memilih jenis LCT yang tepat, dan tips aman pengiriman alat berat ke area tambang terpencil.

Mengapa Kapal LCT Menjadi Pilihan Utama untuk Area Tambang?

Landing Craft Tank (LCT) adalah solusi paling efisien untuk pengiriman ke daerah atau pulau terpencil yang tidak memiliki fasilitas pelabuhan yang memadai (jetty pelabuhan rakyat). Keunggulan utamanya adalah kemampuan beaching atau mendarat langsung di bibir pantai maupun tepian sungai, menjadikannya pilihan absolut untuk logistik pertambangan dan perkebunan di Kalimantan dan Sulawesi.

1. Menentukan Kapasitas LCT yang Tepat (DWT)

Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah ketidaksesuaian antara dimensi muatan (cargo) dengan kapasitas geladak (deck space) LCT. Kapal LCT tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari 500 DWT hingga di atas 2000 DWT.

Misalnya, untuk mengangkut Excavator PC200 sebanyak 5 unit beserta beberapa Dump Truck, Anda tidak memfokuskan hitungan pada berat total saja, melainkan luasan area deck panjang x lebar. Konsultasikan detail Packing List Anda (P x L x T dan Berat) kepada spesialis project cargo kami agar tidak terjadi pemborosan ruang atau penolakan muat oleh nakhoda (Master) kapal.

2. Asuransi Marine Cargo (All Risk)

Pengiriman laut selalu memiliki risiko tinggi, mulai dari cuaca buruk, perompakan, hingga risiko kecelakaan saat proses loading/unloading (Lashing yang tidak standar). Pastikan vendor logistik Anda menyediakan opsi asuransi pengiriman barang Marine Cargo Insurance - Institute Cargo Clauses (A) untuk menjamin keamanan aset bernilai miliaran rupiah Anda dari titik asal hingga tiba di lokasi tambang tujuan.

3. Survey Lokasi Bongkar (Bathymetry & Draft)

Sebelum kapal diberangkatkan, sebuah perusahaan forwarder yang andal wajib melakukan analisis atau menanyakan detail pasang-surut (tide) dan kedalaman air (draft) di area pendaratan (beaching point) tujuan. Jika struktur tanah terlalu lumpur atau kedalaman air saat surut tidak mencukupi, ramp door LCT tidak akan bisa turun secara optimal, mengakibatkan alat berat tertahan di kapal dan terkena biaya *demurrage* (denda keterlambatan rata-rata puluhan juta per hari).

4. Kepatuhan Lashing (Pengikatan Kargo)

Kargo alat berat wajib diikat ke geladak kapal menggunakan rantai lashing (turnbuckles & chain) sesuai standar keamanan maritim internasional (SOLAS). Kargo yang tidak diikat dengan benar dapat bergeser saat kapal dihantam ombak besar, yang berisiko membuat kapal miring bahkan terbalik.

Butuh pengiriman ke proyek tambang atau site di pulau terpencil? Hubungi tim JLB Logistics hari ini untuk mendapatkan kalkulasi estimasi kargo (stowage plan) dan harga sewa kapal LCT terbaik yang tepat untuk proyek spesifik Anda.

Butuh bantuan logistik serupa?

Konsultasikan kebutuhan pengiriman Anda dengan tim ahli JLB secara gratis.

Hubungi Kami via WhatsApp